MYAHOK

Tribute to AHOK

Category: Monolog Imajiner

Masih Butuh Saya atau Tidak?

Terus terang aku suka dengan karakter dia. Biarpun dia seorang yang temperamental dan kadang berbicara kotor ketika marah, tapi aku tahu hatinya baik, bersih, jujur dan tulus bekerja untuk kepentingan warga Jakarta. Sejujurnya kalau aku boleh milih, aku ingin dia lagi sebagai orang yang bisa ku percaya. Bila dia jadi wakilku, aku bisa tenang dalam […]

MAU GIMANA AKU? – MONOLOG IMAJINER

Dulu mereka mendukung aku jadi walikota. Sekarang, setelah aku jadi walikota, mereka suruh aku ikut Pilkada Jakarta. Bukannya aku tak mau atau melawan kebijakan partai, maksudku itu, coba lah berpikir dengan hati. Aku menyadari bahwa aku berada di ranah politik. Aku juga sadar bahwa aku ini kader partai besar. Tapi apakah aku harus membunuh kata […]

Benci Ahok

+ Kenapa sih kau benci AHOK? – Gak suka aja, dia kan KAFIR + Emang kau tahu apa itu kafir? – Pokoknya agamaku melarang milih pemimpin KAFIR + Loh, emang kau ada dimana sekarang? – Ya di Indonesia lah, emang dimana? + Kau tau, semua negara itu punya azas hukum yang berbeda-beda? – Iya,, aku […]

Galau

Aku tuh heran sama dia, udah tahu kalo partaiku ini yang paling hebat dan berkuasa saat ini, kenapa dia justru milih jalur independen. Apa dia gak inget waktu anak-anak mendukung dan membiayai kampanye buat jadi kepala daerah? Sombong sekali dia, apa sih maunya? Mau kualat sama aku apa? Tapi aku juga gak mungkin kalah sama […]




MYAHOK © 2016 - Tribute to AHOK Frontier Theme